Jalanku panjang yang tanpa asa
Hanya ditemani desiran angin yang menyapa
Terkadang rntik hujanpun basahi wajah
Perjalanan panjang ini kumerasa sendiri
Dengan batu yang ku gendong seraya berdiri
Bukan teman yang kutemui bukan kasih yang kucintai
Peluhku bernanah
Tanganku mengepal
Telapakku Berdarah
Doa dari mulutku terapal
Jiwaku tandus, hatiku kering
Tuhan yang Esa dan maha Agung
Ditelapak MU ku berserah diri dengan harapan yang terbendung
Tuhan yang ESA dan Maha Melindung
Dibalik JubahMU kuslalu berlindung
Semoga nanah di sekujur tubuhku Kau Ikhlaskan sebagai Ibadahku padaMU
Semoga Terbakarnya hati menjadi Penghapus noda dan dosaku