Saat berjalan diatas kerikil saling memapah
Saat merasa letih mampu menjadi penghilang lelah
Menjadi pelita di kegelapan yang gundah
Saling menatap begitu indah
Seakan lagit sorepun tersenyum simpul kala melihat
malu sendiri karna tak banyak yg bisa dia perbuat
hanya sejuk angin dan pesona senjanya mampu memikat
Malam datang lagi setelah semua pesona itu lenyap
Berpegangan tangan seakan enggan dipisahkan walau sekejap
Berpelukan saling memberi kehangatan sampai terlelap
Tak terlepaskan sampai sinar mentari pagi menyingkap
Cinta yang menyatukan rasa yang berbeda
Cinta juga yang mampu menghancurkan ego yang melanda
Semoga isi blog ini dapat menambah Cinta kita terhadap Sesama dan Kepada Sang Pencipta sekiranya tidak keberatan saya berharap anda meninggalkan tanda Anda pernah kunjungi blog ini
Total Tayangan Halaman
Senin, 21 Juli 2014
Kamis, 17 Juli 2014
Halusinasi
Bila senja bergulir menjadi malam, dan rembulan
Rembulan mulai menunjukan keindahan sinarnya
Saat itulah rasa ini semakin merona seperti pipi sang gadis
berbunga seperti taman yang sedang bersemi
Bukan satu tapi lebih
kenikamatan cinta yang kurasakan berlipat dengan hadirmu
keterpesonaannya aku padamu tak bisa ku rangkai dengan apapun
Pujaan hati belahan jiwa, senyumlah untuk musnahkan keresahan jiwaku
Rembulan mulai menunjukan keindahan sinarnya
Saat itulah rasa ini semakin merona seperti pipi sang gadis
berbunga seperti taman yang sedang bersemi
Bukan satu tapi lebih
kenikamatan cinta yang kurasakan berlipat dengan hadirmu
keterpesonaannya aku padamu tak bisa ku rangkai dengan apapun
Pujaan hati belahan jiwa, senyumlah untuk musnahkan keresahan jiwaku
Langganan:
Postingan (Atom)