Total Tayangan Halaman

Rabu, 20 Agustus 2014

Terpuruk

Digunung aku berdiri mendongak keatas
Teriakku pada sang jagad yang meretas
kepal tanganku solah ingin menghancurkan yang getas
tak terkira sakitnya yang semakin sakit tak terberantas

Pelangi yang kukira indah berbalik dan acuh lagi
Merapal mulutku lalu kuteriaki sekuat tenaga
tercabik lagi dada ini semakin menganga
tersiram cuka kebinasaan dari hati yang terbagi

Tuhan , beginikah yang harus kurasakan
terjerembab kubangkit lalu tersungkur
teriaku pada sang petaka yang mendengkur
seolah tak mau tau penderitaan yang kurasakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar